NGAWI, KILAS-SWARA.COM – Pemerintah Kabupaten Ngawi secara resmi telah memulai operasional Sekolah Rakyat yang ditujukan khusus untuk memfasilitasi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan mereka yang sempat putus sekolah. Lembaga pendidikan ini menempati fasilitas gedung eks SDN 1 Karangtengah Prandon dan telah siap menampung sebanyak 220 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam pemerataan akses pendidikan di wilayah tersebut.
Program pendidikan di Sekolah Rakyat Ngawi ini dirancang dengan sistem yang fleksibel namun tetap mengacu pada standar kualitas yang terjaga. Peserta didik yang terdaftar akan mendapatkan bimbingan intensif dari tenaga pengajar yang kompeten guna memastikan mereka mampu mengejar ketertinggalan akademik. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi solusi bagi warga yang terkendala biaya dalam menempuh jalur pendidikan formal sehingga angka partisipasi sekolah di Ngawi dapat meningkat secara signifikan.
Selain aspek akademis, kurikulum yang diterapkan juga memberikan penekanan pada pengembangan karakter dan keterampilan praktis. Seluruh fasilitas dan biaya pendidikan di sekolah ini diberikan secara gratis tanpa membebani orang tua siswa, karena didukung penuh oleh alokasi anggaran dari pemerintah kabupaten. Hal ini sejalan dengan komitmen jangka panjang daerah untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas meskipun berada dalam keterbatasan ekonomi.
Respon masyarakat terhadap pembukaan Sekolah Rakyat ini terpantau sangat positif, terutama dari para orang tua yang kini memiliki harapan baru bagi masa depan pendidikan anak-anak mereka. Aktivitas belajar mengajar telah dijadwalkan secara teratur agar proses transfer ilmu berjalan optimal dan efektif bagi seluruh peserta didik. Laporan mengenai dimulainya operasional institusi pendidikan ini disusun kembali oleh KilasSwara.
Atribusi: Laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara.
















