SOLOK, KILAS-SWARA.COM – Musibah banjir bandang hebat melanda wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang mengakibatkan dampak kerusakan signifikan serta adanya laporan korban jiwa. Hingga saat ini, petugas gabungan masih berupaya melakukan pencarian intensif terhadap dua orang warga yang dinyatakan hilang setelah terseret arus deras saat luapan air menghantam permukiman penduduk.
Selain menelan korban manusia, terjangan air bah yang membawa material lumpur dan batang kayu tersebut juga menghancurkan puluhan kendaraan milik warga setempat. Sejumlah mobil dan sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan berat, mulai dari terseret arus hingga tertimbun material sisa banjir, yang memperparah kerugian ekonomi masyarakat di kawasan terdampak.
Bencana alam ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah perbukitan, sehingga debit air sungai meluap secara tiba-tiba ke pemukiman warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim SAR terus bersiaga di lokasi untuk memantau situasi dan melakukan langkah-langkah darurat guna mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.
Saat ini, fokus utama petugas adalah menemukan korban yang hilang serta membersihkan material longsor dan sampah banjir yang menutup akses jalan utama agar bantuan logistik dapat tersalurkan dengan lancar. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai, dan laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara.
Distribusi bantuan dan pengerahan alat berat telah diinstruksikan untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana ini. Kondisi geografis yang berbukit menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan dalam melakukan evakuasi serta pendataan total kerusakan bangunan yang terdampak aliran banjir bandang tersebut.
















