Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Kapolri Bahas Strategi Penanganan Karhutla

Eva/detikcom

JAKARTA, KILAS-SWARA.COM (11/11/2026) – Presiden Prabowo Subianto secara khusus memanggil jajaran menteri koordinator hingga pimpinan lembaga penegak hukum ke Istana Kepresidenan guna membahas langkah strategis dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pertemuan tertutup tersebut fokus pada evaluasi sistem deteksi dini dan respons cepat terhadap titik api yang mulai terpantau di beberapa wilayah rawan guna meminimalisir dampak lingkungan yang lebih luas.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Kepala Negara memberikan instruksi tegas kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman, serta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk memperkuat sinergi antarlembaga. Prabowo menekankan bahwa mitigasi bencana harus menjadi prioritas utama guna mencegah kerugian ekonomi dan gangguan kesehatan bagi masyarakat akibat kabut asap yang seringkali melintasi batas wilayah.

Selain upaya pencegahan secara teknis di lapangan, pembahasan juga mencakup aspek penegakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja. Pemerintah berkomitmen untuk menindak tegas korporasi maupun individu yang melanggar regulasi lingkungan hidup sebagai efek jera agar insiden serupa tidak terus berulang setiap tahunnya, terutama pada musim kemarau yang ekstrem.

Pemanfaatan teknologi satelit untuk pemantauan titik panas (hotspot) juga akan dioptimalkan guna memberikan data akurat bagi tim pemadam di lapangan. Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah ini, diharapkan penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terukur. Laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara berdasarkan perkembangan terkini di lingkungan istana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *