JAKARTA, KILAS-SWARA.COM (02/10/2026) – Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, mendesak Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan evakuasi terhadap bangkai kapal Virgo yang terbalik di jalur pelayaran strategis. Langkah percepatan ini dinilai sangat krusial guna menjamin keselamatan navigasi dan mencegah terjadinya kecelakaan laut bagi kapal-kapal lain yang melintas di kawasan tersebut. Keberadaan kerangka kapal yang belum diangkat menjadi ancaman nyata bagi stabilitas transportasi laut nasional.
Irmawan menekankan bahwa penundaan dalam proses pengangkatan bangkai kapal ini berdampak langsung pada efisiensi logistik. Jalur yang terhambat memaksa kapal-kapal kargo mengambil rute alternatif yang lebih jauh, sehingga memicu kenaikan biaya operasional dan memperpanjang waktu distribusi barang. Oleh karena itu, pembersihan alur pelayaran dari hambatan fisik harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam menjaga kelancaran arus ekonomi di sektor maritim.
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut diharapkan segera mengerahkan sumber daya dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan peralatan teknis evakuasi. Selain aspek keselamatan pelayaran, pengangkatan bangkai kapal ini juga penting untuk mencegah potensi pencemaran lingkungan perairan akibat sisa bahan bakar atau material muatan yang mungkin masih tersisa di dalam kapal tersebut. Pengawasan ketat di lokasi kejadian tetap diperlukan selama proses pembersihan berlangsung.
Kecepatan respons pemerintah dalam menangani masalah infrastruktur maritim ini menjadi tolok ukur profesionalisme dalam pengelolaan wilayah perairan Indonesia. Para pelaku usaha pelayaran dan masyarakat berharap agar jalur tersebut dapat segera dinormalisasi demi mendukung konektivitas antarwilayah yang lebih aman dan efisien. Laporan mengenai tuntutan percepatan evakuasi kapal ini disusun kembali oleh KilasSwara.











