JAKARTA, KILAS-SWARA.COM (23 September 2026) – Jajaran kepolisian telah menyusun skema rekayasa lalu lintas serta menyiapkan rute alternatif bagi para pengguna jalan di wilayah Jakarta Pusat. Langkah ini diambil sebagai respons atas adanya rencana aksi penyampaian pendapat di muka umum atau demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Kamis besok.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan protokol yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama di sepanjang Jalan Gatot Subroto dan area sekitar Medan Merdeka. Petugas akan disiagakan di berbagai titik strategis untuk mengarahkan arus kendaraan menuju jalur-jalur alternatif guna memastikan aktivitas warga tidak terganggu oleh konsentrasi massa di lokasi unjuk rasa.
Penerapan pengalihan arus lalu lintas ini bersifat situasional, di mana penutupan jalan akan dilakukan bergantung pada eskalasi jumlah massa dan kondisi keamanan di lapangan. Fokus utama kepolisian adalah menjaga kelancaran lalu lintas bagi kendaraan pribadi maupun transportasi umum, sembari tetap memfasilitasi hak warga negara dalam menyuarakan pendapat secara tertib dan damai.
Bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak di pusat kota, disarankan untuk berangkat lebih awal atau mencari rute lain di luar kawasan terdampak demi menghindari terjebak dalam antrean kendaraan. Pihak berwenang juga terus memperbarui informasi terkini terkait kondisi jalanan melalui berbagai kanal komunikasi resmi, dan laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara.
Penyiagaan personel gabungan juga dilakukan untuk mengawal jalannya aksi tersebut agar berjalan kondusif tanpa mengganggu fasilitas publik. Koordinasi intensif antara pihak kepolisian dan dinas perhubungan setempat terus dimatangkan hingga hari pelaksanaan guna menjamin keamanan seluruh pihak di wilayah ibu kota.
















