Media Perancis Kritik Performa Calvin Verdonk, Sebut Hanya Layak Main 45 Menit

Dilane Bakwa (kiri) merayakan gol dengan rekan setimnya Calvin Verdonk dalam pertandingan sepak bola Ligue Perancis Lille vs Paris Saint-Germain (PSG) di Stade Pierre-Mauroy di Villeneuve-d'Ascq, Perancis utara, pada 28 Agustus 2026. (Foto oleh Sameer AL-DOUMY / AFP)(AFP/SAMEER AL-DOUMY)
banner 120x600
banner 468x60

PARIS, KILAS-SWARA.COM (4/9/2026) – Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menuai kritik tajam dari media Perancis menyusul penampilannya yang dinilai kurang maksimal dalam pertandingan terbaru pada Jumat (4/9). Media setempat memberikan rapor merah karena menganggap bek sayap tersebut tidak mampu memberikan kontribusi signifikan selama berada di lapangan. Kritik ini mencuat lantaran performa Calvin Verdonk dianggap menurun drastis sehingga ia disebut hanya layak bermain selama 45 menit pertama saja.

Berdasarkan ulasan teknis, media tersebut menyoroti seringnya Verdonk kehilangan penguasaan bola di area pertahanan yang krusial. Selain itu, kecepatan transisi sang pemain dianggap tertinggal jauh dibandingkan dengan intensitas serangan lawan yang sangat agresif. Kondisi fisik pemain andalan NEC Nijmegen ini pun menjadi bahan pembicaraan utama karena ia terlihat sangat kelelahan sebelum jeda babak pertama berakhir.

banner 325x300

Di sisi lain, catatan ini cukup mengejutkan mengingat Verdonk selama ini dikenal sebagai pilar pertahanan yang memiliki konsistensi tinggi. Meskipun mendapatkan penilaian negatif dari pers asing, tim pelatih kabarnya tetap memberikan pembelaan terhadap kontribusi taktis sang pemain secara keseluruhan. Kendati demikian, performa Calvin Verdonk dalam laga tersebut memang menjadi titik lemah yang terus dieksploitasi oleh tim lawan sepanjang pertandingan berlangsung.

Manajemen klub kini diharapkan segera melakukan evaluasi mendalam untuk memulihkan kebugaran sang pemain menjelang agenda internasional berikutnya yang sangat padat. Dukungan dari para penggemar di tanah air terus mengalir agar pemain berusia 29 tahun tersebut dapat segera bangkit dari tekanan kritik media internasional. Laporan mengenai dinamika karier pemain nasional di kancah Eropa ini telah disusun kembali oleh KilasSwara.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *