CIBINONG, KILAS-SWARA.COM (30 SEPTEMBER 2026) – Inspektorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Imipas) secara resmi mengonfirmasi adanya praktik penyalahgunaan wewenang yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Temuan ini merupakan hasil investigasi mendalam yang dilakukan oleh tim pengawas internal menyusul adanya laporan mengenai ketidakberesan dalam tata kelola lembaga tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi kuat terjadinya pelanggaran prosedur oleh sejumlah oknum petugas di lingkungan lapas.
Investigasi tersebut mengungkap bahwa penyalahgunaan wewenang yang dilakukan mencakup berbagai bentuk tindakan non-prosedural, termasuk dugaan pungutan liar dan pemberian fasilitas istimewa kepada narapidana tertentu. Itjen Imipas menemukan bukti-bukti yang mengarah pada pengabaian aturan standar operasional prosedur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap aparat penegak hukum di lingkup pemasyarakatan. Fokus pemeriksaan difokuskan pada integritas petugas dalam menjalankan tugas keseharian mereka di balik jeruji besi.
Menindaklanjuti temuan serius ini, Itjen Imipas telah menyiapkan rekomendasi sanksi tegas bagi para pejabat dan staf yang terbukti terlibat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya bersih-bersih dan reformasi birokrasi di tubuh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan guna mengembalikan kepercayaan publik. Pengawasan ketat akan terus dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, baik di Cibinong maupun unit pelaksana teknis lainnya di seluruh Indonesia.
Pihak kementerian menegaskan komitmennya untuk tidak menoleransi segala bentuk penyimpangan yang mencoreng marwah institusi. Proses penegakan disiplin saat ini sedang berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sembari melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen keamanan dan pelayanan di Lapas Cibinong. Laporan komprehensif mengenai hasil audit internal ini telah disusun kembali dan ditulis ulang oleh KilasSwara untuk memberikan informasi yang akurat bagi masyarakat luas.











