PATI, KILAS-SWARA.COM – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bank Mandiri Cabang Pati pada hari pertama demonstrasi. Suasana di lokasi kejadian sempat memanas ketika para peserta aksi mulai melemparkan telur busuk ke arah gedung perbankan tersebut sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan lembaga keuangan milik negara itu.
Massa menuntut transparansi dan penyelesaian atas sejumlah permasalahan yang dianggap merugikan nasabah serta masyarakat luas di wilayah Kabupaten Pati. Meskipun pengamanan ketat telah dilakukan oleh aparat kepolisian resor setempat, ketegangan tidak terhindarkan saat perwakilan pengunjuk rasa mencoba merangsek masuk guna menemui pimpinan cabang bank untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
Aksi pelemparan telur busuk tersebut menyebabkan area depan kantor perbankan tampak kotor, namun operasional bank dilaporkan tetap berjalan meski di bawah penjagaan ketat. Koordinator lapangan AMPB menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan simbol kekecewaan mereka terhadap respon pihak manajemen yang dinilai lambat dalam menangani aduan serta tuntutan yang telah diajukan sebelumnya.
Setelah melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian dan perwakilan bank, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib namun mengancam akan kembali melakukan aksi serupa jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi dalam waktu dekat. Laporan mendalam mengenai dinamika unjuk rasa di Jawa Tengah ini disusun kembali oleh tim redaksi KilasSwara.
Aparat kepolisian terus berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dan memastikan fasilitas umum tetap aman bagi masyarakat yang melintas. Sejauh ini, pihak Bank Mandiri belum memberikan pernyataan resmi secara mendetail terkait kerusakan fisik maupun tindak lanjut dari tuntutan yang disampaikan oleh kelompok massa tersebut.
















