SURABAYA, KILAS-SWARA.COM (16/09/2026) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menghadiri pembukaan Orientasi Pendidikan (Ordik) bagi ribuan mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya memberikan motivasi strategis mengenai peran vital mahasiswa dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa persiapan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dari lingkungan akademik yang progresif dan inklusif.
Bima Arya mengajak para mahasiswa untuk bertransformasi menjadi generasi kosmopolitan yang memiliki wawasan global namun tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan. Karakteristik generasi ini ditandai dengan sikap terbuka terhadap perbedaan, kemampuan beradaptasi yang tinggi di tengah perubahan zaman, serta penguasaan terhadap teknologi informasi. Menurutnya, mahasiswa saat ini tidak boleh hanya terjebak dalam pemikiran lokal yang sempit, melainkan harus berani berinteraksi dan bersaing di kancah internasional.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya literasi digital dan kemampuan membangun jaringan (networking) sebagai modal utama di era disrupsi. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan gawai dan platform media sosial bukan hanya untuk konsumsi hiburan, melainkan sebagai alat produktif untuk memperluas pengetahuan dan kolaborasi global. Bima juga mengingatkan bahwa tantangan masa depan memerlukan pemimpin yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kematangan karakter untuk menghadapi kompleksitas masalah dunia.
Sebagai penutup orasi ilmiahnya, Wamendagri mengapresiasi semangat moderasi dan kemajuan yang selama ini diusung oleh Muhammadiyah dalam dunia pendidikan. Ia berharap mahasiswa UM Surabaya dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa solusi bagi masyarakat melalui inovasi dan pemikiran kritis yang konstruktif selama menempuh masa perkuliahan, laporan ini ditulis ulang oleh KilasSwara.
















