BINJAI, KILAS-SWARA.COM – Intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir besar melanda wilayah Kota Binjai, Sumatera Utara. Berdasarkan data terkini, tercatat sedikitnya 1.222 kepala keluarga (KK) terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman akibat luapan air yang merendam permukiman penduduk di berbagai titik strategis.
Banjir yang dipicu oleh meluapnya debit air sungai ini merambah ke sejumlah kecamatan di wilayah tersebut dengan ketinggian air yang cukup signifikan. Kondisi ini menyebabkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat lumpuh total di daerah terdampak, memaksa warga untuk menyelamatkan harta benda seadanya sebelum dievakuasi oleh tim penyelamat dari lokasi pemukiman yang terendam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama unsur terkait telah bergerak cepat dengan mendirikan sejumlah posko pengungsian dan dapur umum guna memenuhi kebutuhan logistik para penyintas. Petugas gabungan terus melakukan pemantauan ketat di titik-titik rawan banjir guna mengantisipasi adanya potensi kenaikan permukaan air susulan jika intensitas hujan di wilayah hulu tidak kunjung mereda.
Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat kepada petugas lapangan demi menjamin keselamatan jiwa. Upaya pemulihan dan pendataan kerusakan infrastruktur juga akan terus dilakukan seiring dengan menunggu surutnya genangan air di wilayah terdampak. Laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara.
BINJAI, KILAS-SWARA.COM – Dampak banjir ini mencakup beberapa kelurahan yang memang dikenal sebagai wilayah langganan banjir saat musim penghujan tiba. Meskipun demikian, skala banjir kali ini dinilai cukup luas sehingga memerlukan penanganan terpadu dari berbagai instansi terkait agar proses evakuasi dan penyaluran bantuan dapat berjalan optimal tanpa kendala berarti di lapangan. Laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara.











