269 Karhutla Hanguskan 621 Hektare Lahan di PPU Sepanjang 2026

Pusdalops BPBD PPU

PENAJAM PASER UTARA, KILAS-SWARA.COM (19 OKTOBER 2026) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan yang cukup signifikan sepanjang tahun 2026. Hingga pertengahan Oktober, tercatat sebanyak 269 peristiwa kebakaran telah melanda wilayah tersebut dengan total luas area yang terdampak mencapai 621,25 hektare. Kondisi ini menjadi perhatian serius otoritas setempat mengingat dampaknya terhadap ekosistem di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara.

Berdasarkan rincian data kewilayahan, Kecamatan Penajam menjadi daerah yang paling terdampak dengan frekuensi kebakaran tertinggi mencapai 177 kejadian. Sementara itu, wilayah lain seperti Kecamatan Waru mencatatkan 40 kejadian, disusul Kecamatan Babulu dengan 35 kejadian, dan Kecamatan Sepaku sebanyak 17 kejadian. Sebaran titik api yang merata di hampir seluruh kecamatan menunjukkan kerentanan lahan gambut dan semak belukar terhadap risiko kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Puncak intensitas kebakaran dilaporkan terjadi pada bulan September lalu, di mana terdapat 118 insiden yang menghanguskan sekitar 252,88 hektare lahan hanya dalam kurun waktu satu bulan. Memasuki bulan Oktober hingga tanggal 17, tren kebakaran masih terus berlanjut dengan adanya 34 laporan tambahan yang mencakup area seluas 67,24 hektare. Faktor cuaca ekstrem dan aktivitas manusia disinyalir menjadi pemicu utama maraknya titik api di wilayah Penajam Paser Utara.

Sebagai langkah antisipasi, tim reaksi cepat terus disiagakan untuk memantau titik panas dan melakukan pemadaman dini guna mencegah api merambat ke kawasan yang lebih luas. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran secara ilegal serta segera melapor jika menemukan adanya kepulan asap di area hutan maupun perkebunan. Laporan mendalam mengenai situasi kebencanaan di Kalimantan Timur ini disusun kembali oleh KilasSwara.

Laporan mendalam mengenai situasi kebencanaan di Kalimantan Timur ini disusun kembali oleh KilasSwara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *