JAKARTA, KILAS-SWARA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera mengambil langkah strategis untuk menangani bencana banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Padang, Sumatera Barat. Respons cepat ini dilakukan dengan memobilisasi berbagai peralatan berat serta mesin pompa guna mempercepat penurunan debit air dan memulihkan kondisi infrastruktur yang terdampak akibat curah hujan yang sangat tinggi.
Dalam upaya mempercepat pengeringan genangan di kawasan pemukiman dan jalan protokol, kementerian telah menyiagakan lima unit pompa bergerak (mobile pump). Mesin-mesin pompa ini memiliki kapasitas sedot yang besar, dirancang khusus untuk mengalihkan air dari titik genangan menuju saluran drainase utama atau sungai terdekat agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.
Selain pengerahan pompa, dua unit ekskavator yang terdiri dari tipe lengan panjang (long arm) dan ekskavator standar juga diterjunkan ke lokasi terdampak. Penggunaan alat berat ini difokuskan pada pembersihan material sedimen, sampah, serta sumbatan lainnya yang menghambat aliran air di kanal-kanal penting, sehingga daya tampung sistem drainase kota dapat kembali optimal.
Pihak kementerian terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan dan memastikan seluruh fasilitas publik segera berfungsi kembali. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya mitigasi jangka pendek guna mengurangi risiko kerugian yang lebih luas bagi warga terdampak. Laporan ini disusun kembali oleh KilasSwara.











